![]() |
| Pemerintah mengancam akan memblokir WhatsApp jika sampai Rabu (8/10) tidak merespons permintaan menghapus konten GIF porno. (dok. antonbe/Pixabay) |
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Komununikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengancam akan memblokir layanan pesan instan Whatsapp pada Rabu (8/11). Ancaman tersebut akan dilakukan jika WhatsApp tak merespons permintaan Kemkominfo untuk memblokir konten pornografi dalam bentuk format gambar GIF yang ada di layanan perpesanannya. "Pemblokiran dilakukan kalau tidak ada tanggapan serius dari WhatsApp. Rabu harusnya respon. Kalau ngga direspon bakal diblokir WhatsApp," tegas Dirjen Aptika Kemkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan dalam konferensi pers di Gedung Kominfo, Jakarta, Senin (6/11).
Sebelumnya, Semuel menyebutkan pihaknya sudah melayangkan peringatan kepada WhatsApp sebanyak tiga kali. Peringatan dilayangkan pada Minggu (5/11) malam, Senin (6/11) dini hari, dan Senin (6/11) pagi.
"Giphy sudah koordinasi," jelas Semuel. "Mereka akan membantu pemerintah Indonesia untuk memfilter konten mereka di Indonesia," tambahnya lagi. Sebelumnya pemerintah sudah sempat memblokir Giphy di Indonesia. Untuk kasus kali ini, Semuel menuturkan bahwa Giphy akan mengikuti aturan perundangan Indonesia.Sementara untuk Tenor, Semuel menyebutkan bahwa pihaknya sudah memblokir enam DNS milik tenor. Keenam DNS tersebut diantaranya adalah tenor.com, blog.tenor.com, ip.com, qr.tenor.com, media1.tenor.com. (eks)

No comments :
Post a Comment